Jangan Disepelekan! Waspadai FLUTD Pada Kucing Sejak Dini

Seorang pemelihara kucing tidak boleh mengabaikan penyakit-penyakit yang kerap menyerang hewan peliharaan kesayangan Anda tersebut. Sebut saja salah satunya seperti FLUTD pada kucing yang merupakan salah satu jenis penyakit serius yang kerap menyerang hewan peliharaan Anda tersebut.

FLUTD atau feline lower urinary tract disease umumnya sering ditemui di kucing jantan. Penyakit ini umumnya menyerang kandung kemih dan juga uretra kucing. FLUTD pada kucing kesayangan Anda juga bisa menyebabkan ketidaknormalan struktur maupun fungsi kandung kemih maupun uretra.

Gejala FLUTD

Untuk mengenali apakah kucing kesayangan Anda terkena penyakit tersebut, berikut ini kami sudah merangkum apa saja gejala-gejalanya.

  • Frekuensi buang air kecil kucing menjadi meningkat.
  • Kucing mengalami kesulitan atau sakit ketika buang air kecil.
  • Ada darah pada air seni kucing.
  • Kucing sering menjilat alat kelaminnya sendiri.
  • Mengeong atau bahkan menangis pada saat buang air kecil.
  • Kucing sering buang air kecil tidak pada tempat biasanya.
FLUTD Pada Kucing

Penyebab FLUTD

FLUTD yang sering terjadi pada kucing biasanya disebabkan oleh beberapa faktor. Beberapa di antaranya seperti faktor perubahan lingkungan, stres, perubahan jadwal makan, batu kemih, hingga perubahan jumlah hewan piaraan yang ada di rumah Anda.

Penyebab yang lain juga bisa diakibatkan oleh kondisi feline idiopathic cystitis atau yang dikenal dengan FIC yang menjadi penyebab umum dari FLUTD tersebut.

Selain itu, ada pula kondisi feline idiopathic cystitis (FIC) yang menyebabkan FLUTD. Meski begitu, beberapa FLUTD pada hewan kucing juga kerap menjadi salah satu penyakit yang tidak diketahui penyebabnya.

Kucing juga biasanya akan mengalami ketidaknyamanan pada kandung kemihnya. Pasalnya, air seninya bercampur dengan darah. Di lain sisi, penyebab yang umum sering terjadi yaitu akibat perubahan pada makanan yang juga bisa menjadi gangguan kencing pada kucing.

Untuk mengetahui cara mengatasinya, Anda harus mengetahui penyebabnya terlebih dahulu. Setelah itu, Anda juga bisa membawanya ke dokter hewan. Pastikan Anda membawanya ke dokter hewan sebelum penyakitnya bertambah parah.

Penjelasan seputar FLUTD pada kucing di atas sedikit banyaknya bisa membantu Anda memahami apa saja yang menjadi penyebab penyakit tersebut. Pastikan juga Anda memberi makanan terbaik, seperti Royal Canin yang kaya nutrisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *